Persaingan Operator Telekomunikasi dan IMF [serius...gak ada hubungannya antara operator dengan IMF. Cuma kebetulan aja dijadiin satu postingan kok..jadi jangan berharap lebih]
Judulnya maleske ya…
Baru saja saya liat acara MetroTV “Economic Challenges”, edisi 14 April 2008. Pada sesi “Hard Forum” dibicarakan masalah persaingan usaha di industri penyedia layanan telekomunikasi. Pembicaranya adalah Guntur S. Siboro (Dirut Indosat), Myra Junior (GM Exelcomindo Pratama), Tresna Priyono (Wakil Ketua KPPU), dan Heru Sutardi (BRTI).
Beberapa yang saya catat dari perbincangan tersebut antara lain:
1. 19 April 2008 nanti, tarif SMS berlaku di XL Rp 150,00/sms (entah ke semua operator atau ke sesama operator saja)
Hore!! Ngirit lagii 
2. Menanggapi persaingan usaha operator telekomunikasi di Indonesia, Tresna mengatakan bahwa jika persaingan ini sehat, jumlah operator akan menurun dengan sendirinya sehingga membentuk keseimbangan baru
Let’s see 
Disebutkan, jumlah operator telekomunikasi di Indonesia memang cukup banyak. Apalagi jika dibandingkan dengan Jerman, atau negara maju lainnya, yang hanya memiliki empat operator.
Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi tumbuhnya bisnis telekomunikasi. Lihat saja bagaimana jumlah pengguna henpon melonjak tinggi dari lima tahun yang lalu. Bahkan sekarang, demi memperoleh irit dalam penggunaan pulsa, banyak konsumen yang melakukan portfolio operator. Hal ini tentu memperbesar pasar telekomunikasi di negeri ini. jAdi ya gak heran juga bila jumlah operator besar.
3. Menurut Guntur, komponen pendapatan dari biaya interkoneksi tidak berpengaruh signifikan terhadap profit margin yang diperoleh XL
Yang saya tidak tahu, biaya interkoneksi ini siapa to yang menentukan? Mungkin gak ya jika komponen biaya ini dihilangkan? *ngarep banget… 
4. Ketika ditanya moderator bagaimana seharusnya konsumen menghadapi persaingan ini, Heru mengatakan bahwa konsumen seharusnya memanfaatkan fenomena ini dengan cerdas. Misalnya, ketika konsumen membelanjakan pulsanya sebesar Rp 10.000,00, harus dipikirkan bagaimana dengan pulsa segitu bisa memperoleh manfaat ekonomis yang paling tidak sebesar nominal tersebut
Tuh, Wen, dengerin… 
5. Saat membahas mengenai janji-janji yang disampaikan para operator dalam iklan mereka, KPPU menganggap mereka masih belum transparan dalam hal memberikan value yang layak bagi konsumen sebesar yang konsumen berikan pada operator. Dengan kata lain, operator masih harus memperhatikan ethical conduct yang berlaku.
Uhm, apa ini artinya sebenarnya konsumen memang bisa dan seharusnya mendapatkan tarif yang lebih murah lagi jika dibandingkan dengan value yang diterima dari operator?
Sekarang ini, tarif SMS sepertinya sudah membentuk keseimbangan baru. Harga yang berlaku sudah relatif sama di semua operator (paling tidak operator GSM). Apa berarti tarif ini akan mandeg di sini? Jika memang seharusnya bisa lebih murah lagi (atau kualitas pelayanan yang diterima bisa lebih baik lagi), mudah-mudahan ke depan dapat terbentuk keseimbangan baru lagi yang lebih efektif dan efisien baik untuk konsumen maupun operatornya.
———————
Masih dari acara yang sama, tapi sudah berbeda sesi, dikatakan bahwa IMF telah menjual 400 ton emasnya untuk mengatasi ancaman krisis finansial di badan moneter internasional tersebut. Krisis yang dihadapinya ini disebabkan karena banyak negara yang mempercepat pelunasan utangnya pada IMF. Padahal dari bunga yang dibayarkan para debitor itulah, IMF menyambung hidupnya. Diantara ‘tersangka’ penyebab krisis di IMF adalah Uruguay, Argentina, Brazil, dan Endonesa. 
Ya iyalah, siapa juga yang mau diikat bunga yang mencekik gitu, dengan embel-embel perjanjian yang ribet plus ketergantungan yang tinggi terhadap negara lain…
———–
Trus kenapa gambarnya Borobudur? Soalnya saya wik en kemaren ke sana.
17 comments so far
Leave a reply



amankan posisi pertamax™ dulu akh..
*udah lama gak nyeruput pertamax™
jah.. bisa banget nyambunginnya dari borobudur, tarif sampe IMF.. hihihi..
Wah thrèe in one. tiga tema tulisan jadi satu.
1. untuk tarif, sampai kini belum jelas. murah tarif masih diiringi embel-embel ketentuan berlaku.
2. imf memang lembaga rentenir, ngapain peduli? tendang aja dari tiap negara, puasti buangkrut tuotal.
3. brobudur? sdh sering ke sana, tapi gak nolak kalau ada yg mau ngajak lagi
wah ya bener tuh, per 1 april kemarin kan tarif di telkomsel turun. sms simpati ke sesama telkomsel 100 rupiah, ke luar 150 rupiah. Denger2, biaya pokok sms itu sebenarnya 75 rupiah, tapi kok bisa ya dulu sampe 350 rupiah???
pantesan wenny minta disogok pulsa sejuta
Buat para operator selular, tingkatkan terus persaingannya. Terutaa dalam hal persaingan harga. Bikin pulsa murah abis kalo bisa gratis.
Buat IMF, pergi jauh2 deh dari Indonesia!
ehm..
miris banget yah?
iya, kmaren denger2 telkomsel dah mulai menerapkan tarif baru, indosat juga per 10 april, harga sms ke lain operator 150, sesama 99 rupiah.
wah,,,,makin keriting deh ni jari.
kekekekee……
sebenernya mahalnya biaya telpon di indonesia, mungkin juga karna “biaya2 di luar usaha” yang relatif lebih mahal. birokrasinya membutuhkan biaya tinggi. jadi mau gamau biaya itu dibebankan ke konsumen. makanya tarif internet di indo juga mahal karena alasan yang sama –lohloh, kok jadi ke internet???–
piss ah….
–19 April 2008 nanti, tarif SMS berlaku di XL Rp 150,00/sms –
Kartu halo udah dr tgl 01/04/08, 125 sesama, 150 Beda.
–Masih dari acara yang sama, tapi sudah berbeda sesi, dikatakan bahwa IMF telah menjual 400 ton emasnya–
Oalah IMF-IMF, punya emas segitu aja kok sombong….
kaya saya dong. Ndak punya emas dan Udah Sombong..
*jd inget, ngutang emas ama istri*
* garink tingkat tinggi *
1. Sebenernya sih kalau tarif SMS yang paling murah itu FREN, gratis pula.
“Fren, fren, boleh pinjem hp-nya gak buat SMS?”
2. IMF kalau masih kurang emas-emasnya masih banyak kayak Mas SBY, Mas JK, dan Mas Boediono.
3. Kirain borobudur tuh tempat IMF nyimpen emasnya.
asyik tarif telpun turun….** girangnya bukan maen ampe ketubruk pintu
**
salam kenal dari tetangga sebelah yang baru pindah…mampir-mampir
sy cuma pengen….tarifnya pasca bayar diturunkan..itu ajah! bisa ga siiih *looooh jd ikutan tersulut..hehehe*
nich nomor telponkuh….083366646614199494965656598
kirimin pulsa yaks?
iklan asal bener2 jangan ngebohongin konsumen aja
mau comment tapi dah diwakili sama orang2 diatas, ya udah gak ngomong apa2 aku.
)
Ah.. iklannya udah kayak dulu lagi. Mengandalkan tulisan-tulisan kecil lagi
Aku sich setia sama simpati ku… hehe.
Masalah IMF.. hehe. kita kan udah bebas dari mereka. Biarin aja mereka krisis
Beuh, dah bisa masuk jalan protokol di Jakarta nih… Udah 3-in-1… Hahahaha
Setia bersama XL setelah hampir 6 tahun menemani dalam susah (gak ada pulsa & sim card error) dan senang (jaman pacaran dulu pake SMS gratisannya Xl)….
IMF jualan emas?? Biar nanti mereka minjem duit sama kita….
Kok nggak ngajak2? Weekend besok ajak2 ya klo jalan2 lagi