05.09.08

Diamlah…

Posted in Heart at 12:12 pm by wennyaulia

Be silent always when you doubt your sense;
And speak, though sure, with seeming diffidence–Alexander Pope

Diamlah, teman, saat kamu tidak tahu apa yang sedang kamu bicarakan
Dengarkan saja dulu orang lain bicara
Itu akan menambah wawasanmu

Diamlah, teman
Bukankah diam itu emas
Bicaralah ketika bicaramu dapat menjadi manfaat bagi orang lain

Diamlah, teman
kecuali kamu memiliki bukti atas apa yang kamu utarakan
Bukankah Tuhan menciptakan dua telinga dan hanya satu mulut untuk ciptaanNya

Tolong diam, teman
Perhatikan sekelilingmu
Adakah yang berbicara sama banyak denganmu?

Olala, ternyata kamu memang pandai bicara
ternyata berbicara memang sudah menjadi kebutuhan pokokmu
jika memang demikian, ikut demo saja
berbicaralah sebanyak-banyaknya
buat dirimu berguna untuk rakyat

——————–
bukannya ngelarang ngomong tapi ada kan ada saatnya sendiri-sendiri…kapan harus bicara kapan harus diam :)
untuk teman, ya..ya..memang dosen tidak selalu benar. materi yang disampaikan juga tidak selamanya tepat. tapi, mereka tidak selalu salah juga tho? kalau menurut kamu materi itu salah, tulislah. buat sebuah karya yang bisa membuktikan bahwa teori yang ada sekarang tu keliru. atau setidaknya, diam dulu. dengarkan dulu.
ketoke mbayare yo podo tur kok yo kelas iku mbok pek dewe:twisted: :mrgreen:

8 Comments »

  1. uthie said,

    May 9, 2008 at 12:29 pm





    *diam tidak berkomentar*
    laaah, katanya disuruh diem kan?
    *ditabok*

    eh eh, wenny kuliahnya di mana sih? *OOT*

    *nendang juga :mrgreen:

  2. Abeeayang™ said,

    May 9, 2008 at 1:53 pm

    katanyah “orang bijak tauk saat yang tepat untuk ngoceh”
    ngoceh? eh? bicara apa ngomong yaks harusnyah…? :roll:

    yang bener tuh ngemeng… :D

  3. hanggadamai said,

    May 9, 2008 at 2:11 pm

    kadang diam itu jauh lebih baik..
    bahkan ada yg bilang diam itu emas..
    diamnya rasul kita adalah berpikrnya beliau..

    kalo diamnya saya, mungkin brarti tidur :lol:

  4. harriansyah said,

    May 9, 2008 at 2:27 pm

    saling melengkapi saja, dosen jg manusia kan :D

    kalo bukan manusia trus apa dunk.. :mrgreen:

  5. marvelouze said,

    May 9, 2008 at 7:59 pm

    diam itu emas..
    emas itu kuning..
    kuning itu???

    pisang :P

  6. DJoniE said,

    May 12, 2008 at 10:08 am

    Wah, kebanyakan diem ya keblinger juga Wen….

    Yang penting kita harus tau kapan saatnya untuk bicara…. Sekarang ini banyak orang yang nggak bisa mempertanggungjawabkan omongannya sih…

    nyindir siapa, par? :mrgreen:
    nyindir si abang yang dapet gerobak dorong itu ya… :roll:

  7. Didi Wahyudi said,

    May 13, 2008 at 9:20 am

    Diamlah ketika mendengar suara adzan….

    *tertunduk malu :oops:

  8. tintin said,

    May 17, 2008 at 11:20 am

    berbicaralah yang baik atau diam .. :)

    siap, pak… :mrgreen:

Leave a Comment